Pekan Gema Matematika (PGM) merupakan kegiatan tahunan dalam program utama HMJ Pendidikan Matematika . Lalu, apa sih perbedaan PGM sekarang dengan PGM dulu?
Secara sederhana, PGM yang terdiri dari beberapa cabang ini diselenggarakan dengan dilandasi ekspektasi yang tinggi untuk menggemakan Jurusan Pendidikan Matematika Undiksha di Provinsi Bali bahkan di Indonesia. Pada awalnya, PGM perdana pada tahun 1992 hanya terdiri dari satu kegiatan saja, yaitu Gema Lomba Matematika (GLM). “Itupun dulu di daerah Singaraja aja,”tutur Ary Sujaya Putra, Ketua PGM 2011.
Konsep PGM pun terus berkembang sampai sekarang. Dengan berbagai inovasi setiap tahunnya PGM tumbuh menjadi empat kegiatan utama, yaitu Gema Lomba matematika (GLM), Gema Seminar matematika (GSM), Gema Pameran Matematika (GPM), Gema Kreasi/Keakraban Matematika (GKM). “Saya belum tahu juga sejak kapan PGM ini menjadi empat kegiatan, tapi format itu tetap dipertahankan sampai tahun lalu,”tambahnya.
Inovasi baru tidak terlepas dari hal-hal yang berbau nekat, seperti yang terjadi pada PGM 2011 lalu. GLM yang awalnya hanya untuk tiga tingkat yaitu SMA, SMP, SD, ditambahkan untuk SMK juga. Selain itu, GPM yang biasanya dilakukan indoor ditambahkan stand outdoor. GKMidak kalah seru dengan diundangnya bintang tamu, dan merombak beberapa acara yang cenderung membosankan, diganti dengan beberapa acara baru yg mendapat respon positif. “Yang paling besar adalah GSM dengan format seminar nasional,”kata Ary.
Sekilas, terlihat perbedaan antara PGM 2012 dengan PGM tahun-tahun sebelumnya, utamanya dalam komposisi kegiatan. “Kalau PGM tahun-tahun sebelumnya ya ada empat sub kegiatan yaitu GLM, GSM, GPM, dan GKM tetapi untuk pelaksaanaan pgm 2012 ada 3 sub kegiatan yanitu GLM, GEM (Gema Expo Matematika-red), GKM,”jelas I Gede Giriyasa, ketua PGM 2012.
Namanya juga Pekan Gema Matematika, kegiatannya berlangsung selama sepekan atau satu minggu, kecuali untuk kegiatan GKM yang pelaksanaannya bebrapa hari setelah kegiatan-kegiatan lainnya. PGM 2012 dilaksanakan pada bulan Maret mulai tanggal 3 sampai 10 Maret, dan khusus untuk GKM dilaksanakan pada tanggal 31 Maret 2012.
Entah bisa dikatakan inovasi atau tidak, seperti yang dituturkan Giriyasa, yang jelas kepanitian PGM 2012 mencoba untuk mengefisienkan beberapa kegiatan yang dalam perkembangannya tidak terlalu mendapat perhatian dari peserta, khususnya Gema Seminar, Nanti dulu, bukan berarti kegiatan itu tidak baik, akan tetapi dengan peminat yang jauh menurun, kegiatan seminar digabungkan dengan pameran dalam suatu expo agar kerja panitia lebih efektif,. “Nah, dengan diadakannya expo tidak serta merta kita menghilangkan dua kegiatan itu tetapi di dalam expo kita includkan dua kegiatan yaitu pameran dan workshop yang lebih ditekankan pada media pembelajran matematika,”jelas Giriyasa.
“Kita gak bisa kukuh untuk tetap menyelenggarakan PGM dg 4 kegiatan. Siapa tau nanti dengan inovasi kalian dan generasi selanjutnya bakal ada kegiatan tambahan lainnya...mungkin Gema Cyber Matematika... Hehehehehehe,”seloroh Ary
Hal paling penting dalam sebuah kegiatan PGM adalah koordinasi, saling menghormati, dan mengerti posisi masing-masing. Dalam PGM 2011 hal inilah yang kurang terwujud, begitulah yang dilontarkan Ary. Tak bisa dipungkiri, kegiatan PGM yang terdiri dari beberapa ketua dan satu ketua umum membuat setiap keputusan yang diambil harus benar-benar dibicarakan oleh semua ketua ini dan harus dipastikan keputusan yang diambil idak memberatkan salah satu kegiatan.
“Pada kesempatan ini juga saya ucapkan terima kasih kepada rekan-rekan HMJ, serta melalui PGM 2012 mari kita tingkatkan kekeluargaan kita serta tumbuhkan semangat bahwa setiap kegiatan di HMJ bukan hanya milik dan tanggung jawab ketua panitia atau ketua HMJ tetapi itu adalah milik dan tanggung jawab kita semua. MATRIKS…JAYA!,”tutup Giriyasa. (dp)
Jumat, 10 Februari 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

1 komentar:
HHmmm.. nice posting.. :)
Posting Komentar